Langsung ke konten utama

INILAH 7 RAHASIA MENDIDIK ANAK

Pasangan suami istri pasti menginginkan buah hati untuk melengkapi kehidupan mereka. Kelahiran anak menjadi anugerah yang begitu indah untuk setiap pasangan. Mereka membawa kebahagiaan dan harapan agar tumbuh menjadi pribadi sukses dan membanggakan.

Cara mendidik anak yang benar menjadi kunci untuk mewujudkan harapan tersebut. Namun dalam prosesnya, orangtua kerap melakukan kebiasaan-kebiasaan yang sebenarnya justru merupakan tindakan yang salah. Kebiasaan orang tua yang salah ini  akan berpengaruh besar dalam membangun karakter anak saat sudah dewasa.  Berikut ini ada tujuh rahasia yang bisa dilakukan orangtua untuk mendidik anak-anak mereka. Cara ini diharapkan mampu membangun mental agar anak menjadi  pribadi sukses dan membanggakan. Apa saja? Berikut ulasannya. 

1. Diamkan Anak ketika Menangis
Hal pertama yang harus dilakukan dalam mendidik anak adalah mendiamkan mereka ketika menangis. Banyak orangtua yang membiarkan begitu saja ketika buah hati mereka menangis karena suatu hal. Padahal sebenarnya ketika anak menangis, sebagai orangtua jangan pernah membuang waktu untuk mendiamkannya. 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan orangtua ketika anaknya menangis. Bisa dengan menunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya lalu terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis adalah menunduk. Maka cara mendiamkannya adalah dengan mengarahkannya untuk melihat ke arah atas. 

2. Ingatkan Anak untuk Berhenti Bermain
Mungkin sebagian orangtua ada yang merasa kesal ketika menyuruh anaknya berhenti bermain namun si anak tetap tidak beranjak. Jika ingin anak-anak berhenti, maka jangan pernah mengucapkan “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!.” Namun usahakanlah untuk mengatakan kepada mereka Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Dengan demikian maka akan membuat mereka bisa berhenti bermain dengan hati yang ikhlas. 

3. Alihkan Perhatian Anak ketika Mulai Berisik
Memiliki banyak anak mungkin menjadi anugerah bagi sebagian orangtua. Akan tetapi bagaimana jika semua anak tersebut menimbulkan suara berisik yang justru membuat gaduh? Peran orangtua di sini untuk menenangkan mereka adalah dengan melakukan peringatan. 

Namun caranya harus benar yakni dengan mengalihkan perhatian si anak. Bisa dengan mengatakan Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Ketika satu orang saja yang tunjuk tangan, maka akan membuat anak lainnya ikut diam dan suasana kembali tentram.

4. Ucapkan Hal ini saat Anak Hendak Tidur
Ketika anak hendak tidur, sebagai orangtua hendaknya berkata seperti ini: Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, ucapan yang demikian ini akan membuat mereka lebih memperhatikan perkara akhirat. 

Hindari perkataan seperti ini: “Ayo tidur, besok kan sekolah”. Sebab hal ini akan membuat mereka tidak sholat subuh dan lebih perhatian terhadap kehidupan di dunia. Untuk itu, terus ingatkan anak perkara akhirat. Sebab anak yang shaleh dapat membawa orangtuanya menuju surga di akhirat kelak.

5. Nikmati Waktu Tumbuh Kembang Anak
Fenomena yang terjadi saat ini, banyak orangtua yang sibuk bekerja di luar rumah dan menyerahkan anak mereka untuk di asuh oleh baby siter. Padahal sebenarnya orangtualah yang seharusnya berperan dalam mendidik anak dari kecil hingga dewasa. 

Nikmati masa kecil anak-anak, sebab tanpa terasa waktu akan berlalu dengan sangat cepat. Akan ada banyak hal yang akan terlewatkan apabila orangtua terlalu sibuk dengan kegiatan di luar rumah tanpa memperdulikan kehidupan anaknya. 

Untuk itu, luangkanlah waktu untuk bermain bersama mereka, tertawa bersama mereka dan bercanda di rumah bersama keluarga. Terus ajarkan mereka mengenai nilai-nilai kehidupan dengan cara yang menyenangkan sambil bermain. Dengan demikian sebagai orangtua anda akan memahami kepribadian si buah hati. 

6. Kurangi Penggunaan Handphone
Perkembangan dan kecanggihan teknologi terkadang membuat orangtua mengabaikan anak mereka. Banyak orangtua yang sibuk bermain gadget ketimbang merawat anaknya. Ada yang sibuk chatting-an dan tidak memperdulikan bahwa anaknya belum makan dan masih banyak lagi kasus lainnya.

Padahal sebagai orangtua yang baik, anda harus bisa meninggalkan segala sesuatu yang berkaitan dengan gadget saat bersama anak. Orangtua yang bijaksana adalah mereka yang mengetahui bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan pandai dalam mendidik anak.

7. Selalu Berdoa kepada Allah SWT
Rahasia terakhir yang harus diterapkan dalam mendidik anak adalah dengan cara berdoa kepada Allah SWT. Doakan agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan baik itu di dunia ataupun di akhirat. Terus doakan yang  terbaik untuk mereka, sebab doa orangtua lebih mujarab untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Demikianlah ulasan mengenai tujuh rahasia mendidik anak. Semoga artikel ini dapat membantu orangtua agar bisa mendidik anaknya dengan baik. Teruslah memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak dan senantiasa mengajarkan segala kebaikan kepada mereka.

(muslimahsejatiku/muslimahzone.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan untuk Para Suami, "Kuserahkan Putriku Padamu"

Saat pertama kali putri kecil kami terlahir di dunia, dia menjadi simbol kebahagiaan bagi kami, orang tuanya. Bahagia yang tiada tara kami rasakan karenanya. Kami menjaganya siang dan malam, sampai kami melupakan keadaan diri sendiri. Kami sadar, memang seharusnyalah seperti itu kewajiban orang tua. Kami besarkan dia dengan segenap jiwa dan raga. Kami didik dengan semaksimal ilmu yang kami punya. Dan kami jaga dia dengan penuh kehati-hatian. Dan waktupun berlalu... Dia kini telah menjadi sesosok gadis yang cantik. Betapa bangga kami memilikinya. Kami berpikir, betapa cepat waktu berlalu, dan terbersit dalam hati kami untuk tetap menahannnya disini. Bukan bermaksud meletakkan ego kami atas hidupnya, Namun sebagai orang tua, siapa yang dapat berpisah dari anaknya. Putri kesayangannnya.  Tapi,... Hari ini, akhirnya datang juga. Saat dimana kami harus melihatnya terbalut dalam pakaian cantik, yaitu gaun pengantinnya. Gadis kecil kami telah tumbuh dewasa. Dan sesudah ijab kabul ini, kau...

Muslimah Bercadar Dilarang Ambil Uang di ATM BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki peraturan bahwa Muslimah yang mengenakan cadar dilarang mengambil uang di ATM BRI, informasi ini terungkap dari sebuah video yang diunggah oleh admin Page Facebook Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, jum’at (22/1/2016). Keterangan dalam video tersebut tertulis : “Satpam BRI Cab. GENENG – Ngawi Jawa Timur melarang wanita bercadar mengambil uang ATM di BRI..Apakah ada peraturannya seperti ini?“ Dalam Video berdurasi 29 detik tersebut nampak terlihat petugas Satuan Pengamanan (SATPAM) BRI Cabang Geneng Ngawi Jawa Timur mengaku mendapat perintah untuk melarang wanita bercadar mengambil uang di ATM BRI. “Ada perintah ya Pa, bahwa orang memakai cadar ngga boleh ngambil uang di ATM” tanya pria dalam video tersebut yang kemudian dibenarkan oleh SATPAM. Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak BRI akan benar ada peraturan resmi yang melarang muslimah bercadar dilarang mengambil uang di ATM. Bagi yang ingin menonton video tersebut...

ISLAM DILECEHKAN LAGI KALI INI PANCI BERTULISKAN "ALHAMDU ALLAH" DI JEMBER.... SEBARKAN AGAR DI USUT PIHAK BERWENANG...!!!

Dinilai melecehkan agama Islam, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Halim Subahar, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus panci yang bertuliskan Arab “Alhamdu Allah” yang telah diproduksi ribuan dan beredar di masyarakat. “Aparat penegak hukum harus tegas terhadap persoalan pelecehan agama karena selama ini tidak ada proses hukum yang tuntas terhadap hal-hal itu, sehingga potensinya terulang kembali,” kata Halim di Jember, Selasa (26/1/2016), lansir Antara. Ribuan panci bertuliskan Arab “Alhamdu Allah” ditemukan di Kabupaten Jember pada Senin (25/1), bahkan sebagian peralatan dapur rumah tangga tersebut sudah di tangan konsumen dan beredar di masyarakat. “Sejauh ini kasus seperti sandal berlafalkan Allah dan terompet menggunakan kertas Alquran tidak diusut secara tuntas oleh aparat penegak hukum, sehingga tidak ada efek jera bagi para pelaku untuk menistakan agama,” tegasnya. Untuk itu, lanjut dia, aparat kepolisian perlu melakukan klarifikasi ter...