Langsung ke konten utama

INI Alasan Mengapa Harus ASI Eksklusif Selama 6 Bulan

Menyusui adalah aktifitas yang harus dilalui oleh para ibu pasca melahirkan. Dalam aplikasinya, pemberian ASI secara eksklusif, tanpa tambahan makanan lain, dalam waktu sekitar 6 bulan adalah hal yang direkomendasikan oleh para ahli. Mengapa harus 6 bulan, berikut alasannya menurut dr. Raehanul Bahraen:
– Setelah usia enam bulan anak akan mulai tumbuh giginya, bayi diatas usia 6 bulan juga harus mulai dilatih untuk mengunyah. Kegiatan mengunyah ini, akan mengantarkannya kepada pembiasaan gerakan otot-otot mulutnya. Dengan otot-otot mulut yang terlatih ini, maka dia akan mengalami kemudahan untuk belajar berbicara. Sedangkan cita rasa yang dihantarkan oleh makanan-makanan tersebut akan mendorong sel-sel indra pengecapnya untuk mulai mempelajari perbedaan antara makanan satu dengan makanan lain dan mulai membaginya dalam kategori-kategori yang disusun rapi dalam otaknya.
– Bayi mulai pula melakukan tahap belajar duduk, lalu berdiri, lalu berjalan. Keempat aktifitas ini, memerlukan tulang yang kuat, energi yang tepat, tenaga yang besar dan koordinasi kerja organ-organ tubuh yang seimbang. Sehingga bayi juga perlu protein, baik protein hewani (seperti susu, keju, daging, telur, dll) ataupun protein nabati (seperti tempe, tahu, kacang-kacangan, dll) karena protein tersebut bisa membantu tubuh untuk membentuk sel-sel darah yang berguna agar kerja otak dan jantung menjadi maksimal.
— Anak secara naluri mulai menaruh apa saja yang ia pegang di mulutnya, oleh karena itu kita harus benar-benar mengawasi (pengalaman penyusuan, anak kami pernah pegang cicak mati, itu juga langsung mau dimasukkan ke mulutnya)
— Umur enam bulan enzim dan pencernaan bayi mulai berkembang dan matang.
Demikian alasan mengapa harus ASI eksklusif selama 6 bulan. Semoga bermanfaat.
sumbefr; muslimahzone.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan untuk Para Suami, "Kuserahkan Putriku Padamu"

Saat pertama kali putri kecil kami terlahir di dunia, dia menjadi simbol kebahagiaan bagi kami, orang tuanya. Bahagia yang tiada tara kami rasakan karenanya. Kami menjaganya siang dan malam, sampai kami melupakan keadaan diri sendiri. Kami sadar, memang seharusnyalah seperti itu kewajiban orang tua. Kami besarkan dia dengan segenap jiwa dan raga. Kami didik dengan semaksimal ilmu yang kami punya. Dan kami jaga dia dengan penuh kehati-hatian. Dan waktupun berlalu... Dia kini telah menjadi sesosok gadis yang cantik. Betapa bangga kami memilikinya. Kami berpikir, betapa cepat waktu berlalu, dan terbersit dalam hati kami untuk tetap menahannnya disini. Bukan bermaksud meletakkan ego kami atas hidupnya, Namun sebagai orang tua, siapa yang dapat berpisah dari anaknya. Putri kesayangannnya.  Tapi,... Hari ini, akhirnya datang juga. Saat dimana kami harus melihatnya terbalut dalam pakaian cantik, yaitu gaun pengantinnya. Gadis kecil kami telah tumbuh dewasa. Dan sesudah ijab kabul ini, kau...

Muslimah Bercadar Dilarang Ambil Uang di ATM BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki peraturan bahwa Muslimah yang mengenakan cadar dilarang mengambil uang di ATM BRI, informasi ini terungkap dari sebuah video yang diunggah oleh admin Page Facebook Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, jum’at (22/1/2016). Keterangan dalam video tersebut tertulis : “Satpam BRI Cab. GENENG – Ngawi Jawa Timur melarang wanita bercadar mengambil uang ATM di BRI..Apakah ada peraturannya seperti ini?“ Dalam Video berdurasi 29 detik tersebut nampak terlihat petugas Satuan Pengamanan (SATPAM) BRI Cabang Geneng Ngawi Jawa Timur mengaku mendapat perintah untuk melarang wanita bercadar mengambil uang di ATM BRI. “Ada perintah ya Pa, bahwa orang memakai cadar ngga boleh ngambil uang di ATM” tanya pria dalam video tersebut yang kemudian dibenarkan oleh SATPAM. Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak BRI akan benar ada peraturan resmi yang melarang muslimah bercadar dilarang mengambil uang di ATM. Bagi yang ingin menonton video tersebut...

BNPB: Alhamdulillah, Daratan Sumatera Aman Setelah Gempa Mentawai

Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengonfirmasi keadaan daratan Sumatera masih aman setelah guncangan gempa 8,3 Skala Richter yang terjadi di Mentawai, Sumatera Barat. "Dilaporkan bahwa kondisi di daratan Sumatera masih aman," kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (2/3/2016). Dia mengatakan komunikasi dari pusat dengan BPBD Mentawai masih terus dilakukan. Belum ada laporan korban jiwa, kerusakan dan informasi datangnya tsunami di pantai Barat Sumatera mulai dari Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu dan Lampung. "BNPB masih terus berusaha memperoleh informasi dari BPBD," kata dia. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melaporkan pertama kali gempa 8,3 SR di Mentawai terjadi pada Rabu pukul 19.49 WIB. Pusat gempa terjadi di Samudera Hindia pada kedalaman 10 kilometer dan terletak 682 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai. Awalnya, informasi menyebutkan gempa berpoten...