Langsung ke konten utama

ALHAMDULILLAH, HAFIDZ QUR'AN Akan Diprioritaskan Diterima Menjadi Anggota POLRI Di ACEH

Pemuda dan pemudi penghafal (hafidz) Al Quran minimal lima juz dan cakap berbahasa Inggris dan Arab akan dipriioritaskan untuk diterima menjadi anggota Polri tahun 2016, demikian dinyatakan Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK.

“Para remaja lulusan SLTA umur maksimal 18 tahun, jika mampu memenuhi persyaratan ditambah lagi kemampuan menghafal Alquran minimal lima juz, maka akan diprioritaskan untuk diterima menjadi anggota Polri. Artinya hafal Al Quran merupakan nilai tambah,” katanya di Tapaktuan, Rabu, lansir Antara.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres disela berlangsungnya acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan fakta integritas antara Polres Aceh Selatan dengan instansi terkait dalam rangka penerimaan anggota Polri tahun 2016.

Acara yang berlangsung di aula Mapolres Aceh Selatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh Selatan Martunis, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lahmuddin, Kadis Kesehatan Mardhaleta MKes, Kepala Departemen Agama serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Selatan, Zulmas.

“Dasar diadakan penandatanganan MoU dan fakta integritas antara Polres Aceh Selatan dengan instansi terkait dalam penerimaan Polri ini, menindaklanjuti Peraturan Kapolri Nomor 13 Tahun 2010 tertanggal 20 Mei 2010 tentang pengawasan eksternal penerimaan calon anggota Polri,” papar Kapolres.

Dengan adanya penandatanganan MoU dan fakta integritas tersebut, pihaknya mengharapkan dalam proses seleksi calon anggota Polri tahun 2016, bisa berlangsung transparan dan akuntable karena telah dilakukan pengawasan baik secara internal maupun oleh pihak eksternal.

Kapolres Achmadi mengatakan, pendaftaran penerimaan Polri tahun 2016 mulai Tamtama, Brigadir, Akpol dan Sarjana Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) baik Polki maupun Polwan secara resmi akan dibuka bulan Mei 2016.

Meskipun seleksi calon anggota Polri baru akan berlangsung bulan Mei 2016, namun pihaknya harus mempersiapkannya sejak sekarang agar para pemuda dan pemudi yang berminat ingin menjadi anggota Polri cepat memperoleh informasi sehingga bisa mempersiapkan diri lebih awal.

Penyebaran informasi penerimana calon anggota Polri tersebut dilakukan oleh jajaran Polres Aceh Selatan dengan cara memasang spanduk dan stiker baik di sekolah-sekolah maupun di persimpangan jalan seluruh pelosok desa dalam wilayah Aceh Selatan. (azm/arrahmah.com)

sumber; arrahmah.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan untuk Para Suami, "Kuserahkan Putriku Padamu"

Saat pertama kali putri kecil kami terlahir di dunia, dia menjadi simbol kebahagiaan bagi kami, orang tuanya. Bahagia yang tiada tara kami rasakan karenanya. Kami menjaganya siang dan malam, sampai kami melupakan keadaan diri sendiri. Kami sadar, memang seharusnyalah seperti itu kewajiban orang tua. Kami besarkan dia dengan segenap jiwa dan raga. Kami didik dengan semaksimal ilmu yang kami punya. Dan kami jaga dia dengan penuh kehati-hatian. Dan waktupun berlalu... Dia kini telah menjadi sesosok gadis yang cantik. Betapa bangga kami memilikinya. Kami berpikir, betapa cepat waktu berlalu, dan terbersit dalam hati kami untuk tetap menahannnya disini. Bukan bermaksud meletakkan ego kami atas hidupnya, Namun sebagai orang tua, siapa yang dapat berpisah dari anaknya. Putri kesayangannnya.  Tapi,... Hari ini, akhirnya datang juga. Saat dimana kami harus melihatnya terbalut dalam pakaian cantik, yaitu gaun pengantinnya. Gadis kecil kami telah tumbuh dewasa. Dan sesudah ijab kabul ini, kau...

Muslimah Bercadar Dilarang Ambil Uang di ATM BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki peraturan bahwa Muslimah yang mengenakan cadar dilarang mengambil uang di ATM BRI, informasi ini terungkap dari sebuah video yang diunggah oleh admin Page Facebook Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, jum’at (22/1/2016). Keterangan dalam video tersebut tertulis : “Satpam BRI Cab. GENENG – Ngawi Jawa Timur melarang wanita bercadar mengambil uang ATM di BRI..Apakah ada peraturannya seperti ini?“ Dalam Video berdurasi 29 detik tersebut nampak terlihat petugas Satuan Pengamanan (SATPAM) BRI Cabang Geneng Ngawi Jawa Timur mengaku mendapat perintah untuk melarang wanita bercadar mengambil uang di ATM BRI. “Ada perintah ya Pa, bahwa orang memakai cadar ngga boleh ngambil uang di ATM” tanya pria dalam video tersebut yang kemudian dibenarkan oleh SATPAM. Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak BRI akan benar ada peraturan resmi yang melarang muslimah bercadar dilarang mengambil uang di ATM. Bagi yang ingin menonton video tersebut...

BNPB: Alhamdulillah, Daratan Sumatera Aman Setelah Gempa Mentawai

Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengonfirmasi keadaan daratan Sumatera masih aman setelah guncangan gempa 8,3 Skala Richter yang terjadi di Mentawai, Sumatera Barat. "Dilaporkan bahwa kondisi di daratan Sumatera masih aman," kata Kepala Pusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (2/3/2016). Dia mengatakan komunikasi dari pusat dengan BPBD Mentawai masih terus dilakukan. Belum ada laporan korban jiwa, kerusakan dan informasi datangnya tsunami di pantai Barat Sumatera mulai dari Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu dan Lampung. "BNPB masih terus berusaha memperoleh informasi dari BPBD," kata dia. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melaporkan pertama kali gempa 8,3 SR di Mentawai terjadi pada Rabu pukul 19.49 WIB. Pusat gempa terjadi di Samudera Hindia pada kedalaman 10 kilometer dan terletak 682 kilometer barat daya Kepulauan Mentawai. Awalnya, informasi menyebutkan gempa berpoten...