Langsung ke konten utama

Muslim Jepang Galang Dana Pembangunan Masjid Lewat Film ‘Anime’ Yang Mengharukan

Jepang merupakan negara yang dikenal dengan para kreator dalam bidang seni animasi atau Anime, tak terkecuali umat Islam yang ada disana.


Lewat film Anime, umat muslim di Jepang mengumpulkan donasi untuk pembangunan masjid, hal ini seperti yang dilakukan oleh Asosiasi Muslim Shizuoka, Jepang.

Ide untuk membuat film anime oleh Muslim kota Shizuoka ini tercetus pada pertengahan tahun 2015.

Mereka membuat satu video, yaitu video tentang kehidupan masyarakat Gaza yang mengubah dunia. Video berdurasi dua menit dan mengharukan tersebut menarik perhatian warga Jepang untuk berdonasi.

Sejak video itu dirilis pada Juni 2015, donasi kian meningkat. Uang sejumlah 20 juta yen (AS$171.000) langsung terkumpul. Tapi, biaya ini masih jauh dari target 300 juta yen untuk biaya pembangunan masjid terkumpul.

Mengapa biaya pembangunan itu sangat besar? Ternyata proyek ini juga sangat besar.

Seperti dikutip di situs http://muslimjapan.com/, Proyek pembangunan itu tak hanya berupa tempat ibadah, tetapi juga tempat pertukaran ilmu pengetahuan antara muslim dan warga setempat membuka kelas Bahasa Arab, pendirian Sekolah, dan sebagainya.

“Masjid ini dengan simbol Jepang, yaitu Gunung Fuji, di latar belakang yang akan menarik wisatawan Muslim untuk datang ke Shizuoka. Dan dengan itu, ini akan menguntungkan ekonomi lokal,” kata Yassine Essaydi (36) perwakilan asosiasi seperti dikutip dalam situs tersebut.

Apabila proyek ini telah usai, maka masjid ini pun akan menjadi yang terbesar ketiga di Jepang. Selain di prefektur Shizuoka, sudah ada dua bangunan masjid di kota Hamamatsu dan Fuji.[islamedia/tribun/YL]







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan untuk Para Suami, "Kuserahkan Putriku Padamu"

Saat pertama kali putri kecil kami terlahir di dunia, dia menjadi simbol kebahagiaan bagi kami, orang tuanya. Bahagia yang tiada tara kami rasakan karenanya. Kami menjaganya siang dan malam, sampai kami melupakan keadaan diri sendiri. Kami sadar, memang seharusnyalah seperti itu kewajiban orang tua. Kami besarkan dia dengan segenap jiwa dan raga. Kami didik dengan semaksimal ilmu yang kami punya. Dan kami jaga dia dengan penuh kehati-hatian. Dan waktupun berlalu... Dia kini telah menjadi sesosok gadis yang cantik. Betapa bangga kami memilikinya. Kami berpikir, betapa cepat waktu berlalu, dan terbersit dalam hati kami untuk tetap menahannnya disini. Bukan bermaksud meletakkan ego kami atas hidupnya, Namun sebagai orang tua, siapa yang dapat berpisah dari anaknya. Putri kesayangannnya.  Tapi,... Hari ini, akhirnya datang juga. Saat dimana kami harus melihatnya terbalut dalam pakaian cantik, yaitu gaun pengantinnya. Gadis kecil kami telah tumbuh dewasa. Dan sesudah ijab kabul ini, kau...

Muslimah Bercadar Dilarang Ambil Uang di ATM BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) memiliki peraturan bahwa Muslimah yang mengenakan cadar dilarang mengambil uang di ATM BRI, informasi ini terungkap dari sebuah video yang diunggah oleh admin Page Facebook Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, jum’at (22/1/2016). Keterangan dalam video tersebut tertulis : “Satpam BRI Cab. GENENG – Ngawi Jawa Timur melarang wanita bercadar mengambil uang ATM di BRI..Apakah ada peraturannya seperti ini?“ Dalam Video berdurasi 29 detik tersebut nampak terlihat petugas Satuan Pengamanan (SATPAM) BRI Cabang Geneng Ngawi Jawa Timur mengaku mendapat perintah untuk melarang wanita bercadar mengambil uang di ATM BRI. “Ada perintah ya Pa, bahwa orang memakai cadar ngga boleh ngambil uang di ATM” tanya pria dalam video tersebut yang kemudian dibenarkan oleh SATPAM. Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak BRI akan benar ada peraturan resmi yang melarang muslimah bercadar dilarang mengambil uang di ATM. Bagi yang ingin menonton video tersebut...

ISLAM DILECEHKAN LAGI KALI INI PANCI BERTULISKAN "ALHAMDU ALLAH" DI JEMBER.... SEBARKAN AGAR DI USUT PIHAK BERWENANG...!!!

Dinilai melecehkan agama Islam, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Halim Subahar, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus panci yang bertuliskan Arab “Alhamdu Allah” yang telah diproduksi ribuan dan beredar di masyarakat. “Aparat penegak hukum harus tegas terhadap persoalan pelecehan agama karena selama ini tidak ada proses hukum yang tuntas terhadap hal-hal itu, sehingga potensinya terulang kembali,” kata Halim di Jember, Selasa (26/1/2016), lansir Antara. Ribuan panci bertuliskan Arab “Alhamdu Allah” ditemukan di Kabupaten Jember pada Senin (25/1), bahkan sebagian peralatan dapur rumah tangga tersebut sudah di tangan konsumen dan beredar di masyarakat. “Sejauh ini kasus seperti sandal berlafalkan Allah dan terompet menggunakan kertas Alquran tidak diusut secara tuntas oleh aparat penegak hukum, sehingga tidak ada efek jera bagi para pelaku untuk menistakan agama,” tegasnya. Untuk itu, lanjut dia, aparat kepolisian perlu melakukan klarifikasi ter...